Yearly Archives - 2016

Kaos Nasehat

KAOS NASEHAT : Kata “nasehat” berasal dari bahasa arab, dari kata kerja “Nashaha” yang berarti “khalasha”, yaitu murni serta bersih dari segala kotoran, juga bisa berarti “Khaatha”, yaitu menjahit. [1] Imam Ibnu Rajab rahimahullah menukil ucapan Imam Khaththabi rahimahullah, “Nasehat itu adalah suatu kata untuk menerangkan satu pengertian, yaitu keinginan kebaikan bagi yang dinasehati.”[2] Imam Khaththabi rahimahullah menjelaskan arti kata “nashaha” sebagaimana dinukil oleh Imam Nawawi rahimahullah, “Dikatakan bahwa “nashaha” diambil dari “nashahtu al-‘asla”, apabila saya menyaring madu agar terpisah dari [...]

Menggenggam Bara Ghirah Berislam

GHIRAH : Mengelola diri menuju semangat (ghirah) berislam merupakan perjuangan keras. Mengendalikan diri yang penuh gelora dan vitalitas itu agar tunduk kepada Allah tidak mudah dan tidak sederhana. Alasan kita dihadapkan dengan dua kenyataan yang antagonistik adalah hal yang mendasar sebagai manusia dan hamba Allah. Di satu sisi kita ingin menjadi baik, tetapi di sisi lain syaitan pun berusaha membelokkan dan menyesatkan ke jalan sesat dan maksiat. Inilah yang sering dirasakan sebagai pertarungan dan pertentangan yang berat. Bagaimana dengan kita? [...]

Ketika Ghirah tak Lagi Terasa

Ghirah Masih teringat akan masa-masa kuliah beberapa tahun kemarin . Mungkinkah teman-teman yang biasanya diberi julukuan “domisioner” pada suatu organisasi mengingat akan ghirah atau semangat itu? Mungkinkah teman-teman masih merasakan ghirah yang sama setelah meninggalkan dunia kampus? GHIRAH : Saya berharap teman-teman pembaca masih merasakan ghirah yang sama dengan masa-masa kuliah bagi yang pernah merasakannya karena tidak sedikit saudara-saudara kita yang tidak lagi merasakan ghirah dakwah itu, setelah dia keluar dari dunia kampus, setelah dia keluar dari dunia yang mengajarkannya tentang [...]

Ghirah Islam

Oleh Dr Mu’inudinillah Basri { وَإِنْ نَكَثُوا أَيْمَانَهُمْ مِنْ بَعْدِ عَهْدِهِمْ وَطَعَنُوا فِي دِينِكُمْ فَقَاتِلُوا أَئِمَّةَ الْكُفْرِ إِنَّهُمْ لَا أَيْمَانَ لَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَنْتَهُونَ (12) أَلَا تُقَاتِلُونَ قَوْمًا نَكَثُوا أَيْمَانَهُمْ وَهَمُّوا بِإِخْرَاجِ الرَّسُولِ وَهُمْ بَدَءُوكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ أَتَخْشَوْنَهُمْ فَاللَّهُ أَحَقُّ أَنْ تَخْشَوْهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ (13)} [التوبة: 12، 13] Dan jika mereka (orang orang musyrik) merusak sumpah mereka setelah perjanjian mereka, dan mencela agama kalian maka perangilah pemimpin pemimpin kafir, sesungguhnya mereka tidak ada bagi mereka sumpah (yang bisa dipegangi), agar mereka [...]

Dosa Memadamkan Ghirah

GHIRAH : Betapa, sekarang kita menyaksikan umat, yang tak lagi memiliki ghirah (kecemburuan ), seakan menjadi hamba yang tak mengenal akan Rabbnya. Maka, ketika din (agamanya) diperangi, dihinakan, dilecehkan, didustakan oleh orang-orang kafir, tak sedikitpun ada ghirah dalam diri mereka.Hati, pendengaran dan mata mereka tertutup. Sehingga, tidak ada rasa keinginan melawan, memusuhi orang-orang kafir, yang terang-terangan telah memusuhi Allah, Rasulnya, dan Kitabnya. Ghirah adalah kecemburuan yang berakar dari agama, atau ketersinggungan, karena agamanya didurhakai yang ada dalam hati seseorang. Ghirah merupakan [...]